Perubahan Hidup untuk lebih Sehat
Perubahan Hidup untuk lebih Sehat
Rabu, 22 Februari 2012
Beragam Jalur Masuk PTN
Kompasiana.com-Sejak hari Rabu, 01 Februari 2012 semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia secara serentak menyelengggarakan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) tahun 2012 bagi para siswa calon lulusan sekolah menengah (SMA/SMK/MA). Ada 3 jalur SNMPTN yang digunakan, yaitu (1) jalur undangan, pada jalur ini yang digunakan sebagai kriteria utama dalam seleksi calon mahasiswa adalah nilai raport yang diperoleh oleh siswa selama menempuh pendidikan di tingkat sekolah menengah, (2) jalur ujian tulis, yang digunakan sebagai kriteria utama adalah hasil ujian tulis yang diperoleh oleh peserta, dan (3) jalur mandiri, yang digunakan sebagai kriteria utama adalah hasil ujian tulis yang dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing PTN dan tambahan “biaya khusus” yang harus dikeluarkan oleh calon mahasiswa untuk memasuki gerbang PTN tersebut.
Selama ini, kesempatan untuk kuliah dan belajar di perguruan tinggi negeri memang begitu spesial bagi para calon mahasiswa. Berbagai dinamika yang ada menunjukkan kalau pamor dan eksistensi perguruan tinggi negeri memang tak pernah surut. Begitu banyak siswa yang sangat antusias dan bermimpi besar untuk menikmati bangku kuliah. Hal ini dapat dilihat dari data yang ditunjukkan oleh Dirjen Dikti, Kemendikbud pada tahun 2011, yaitu sebanyak 540.953 siswa yang terdaftar sebagai peserta SNMPTN, dan hanya 118.233 peserta SNMPTN yang dinyatakan lolos ujian dari jumlah total 119.041 kursi pada 60 Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Di antara ketiga jalur SNMPTN di atas, hampir sebagian besar siswa merasa lebih bangga, lebih keren dan mempunyai “prestise” yang lebih tinggi, jika diterima melalui jalur ujian tulis. Mengapa? Salah satu penyebabnya, selama ini mereka telah mempersiapkan secara khusus dan dini untuk mengikuti jalur ujian tulis, yaitu dengan mengikuti tambahan belajar di berbagai Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) yang ada di luar sekolah. Bahkan mereka sangat siap dan berani untuk membayar biaya bimbingan belajar yang relatif mahal.
Mereka sangat yakin, LBB itu bisa membimbing belajar, mengarahkan dan memilih jurusan-jurusan tertentu (favorit) di perguruan tinggi sesuai dengan keinginan dan kemampuannya. Jika akhirnya mereka di terima SNMPTN melalui jalur ujian tulis, dengan senyum dan rasa bangga mereka mengatakan hal itu karena jasa LBB, bukan karena jasa sekolah yang selama ini telah mereka jalani.
Bagaimana dengan SNMPTN jalur undangan?, nampaknya mereka belum terlalu yakin dengan tingkat kemampuannya. Salah satu faktor utama karena jalur ini menggunakan nilai raport sebagai kriteria utama SNMPTN. Selama ini, mereka menganggap bahwa nilai raport yang merupakan hasil penilaian para guru masih diragukan tingkat kevalidan, reliabilitas dan objektifitasnya. Sebagai guru dan pendidik, kita tidak perlu marah dan berkecil hati, menanggapi hasil pendapat para siswa itu. Justru hal itu, bisa dijadikan sebagai kritik yang membangun.
Jika kita berpikir secara jernih, diantara berbagai macam kompetensi yang dimiliki oleh guru, salah satu kekurangan dan kelemahan utama yang masih dimiliki para guru adalah “bagaimana cara guru mengevaluasi dan menilai terhadap siswa secara baik, benar dan konsisten”. Oleh karena itu, sudah seharusnya para guru terus berbenah diri untuk memperbaiki dan menghilangkan kekurangan dan kelemahan utama ini.
Lalu bagaimana dengan hasil Ujian Nasional (UN) sebagai salah satu cara dalam mengevaluasi dan menilai siswa selama menempuh pendidikan di sekolah?. Mengapa sampai saat ini pihak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih belum menggunakan hasil UN itu sebagai syarat utama seleksi masuk PTN?. Padahal kita tahu semua, soal UN tersebut dibuat dan disusun oleh kelompok atau tim khusus yang mempunyai kemampuan dan kompetensi sangat baik (anggotanya berasal dari guru pilihan, guru inti dan guru instruktur) dari masing-masing mata pelajaran. Ini artinya, soal UN yang telah dibuat oleh guru-guru itu sudah memenuhi kaidah-kaidah penulisan soal secara baik dan benar (mempunyai validitas dan reliabilitas yang baik).
Untuk mencapai hasil ujian nasional yang sangat memuaskan, sejak dini pihak sekolah telahmempersiapkan diri secara khusus dalam menghadapi ujian nasional itu. Banyak program sekolah yang dilaksanakan, mulai dari program tambahan pelajaran, bimbingan belajar, try out, adanya tim siap dan sukses menghadapi ujian nasional, meniadakan dan mengurangi jam beberapa mata pelajaran yang bukan berbasis ujian nasional, menambahkan jam pelajaran pada mata pelajaran yang berbasis ujian nasional serta tidak lupa mengadakan istighosah (doa bersama) oleh semua warga sekolah. Diharapkan, dari berbagai program itu dapat menjadikan para siswa lebih siap secara jasmani dan rohani dalam menghadapi ujian nasional tersebut.
Namun yang menjadi pertanyaan sekarang?, kenapa pihak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lebih percaya pada nilai raport (sebagai kriteria utama SNMPTN jalur undangan) dibandingkan dengan nilai hasil Ujian Nasional (UN), padahal nilai raport yang ada justru masih diragukan oleh para siswa. Ini artinya, UN yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2003 oleh pemerintah (baca:Kemendikbud) ternyata kesalahan pokok yang utama BUKAN terletak pada soal UN-nya, tetapi terletak pada pelaksanaan Ujian Nasional itu sendiri di berbagai sekolah yang masih diragukan integritas dan tingkat kejujurannya oleh pihak perguruan tinggi negeri.
Oleh karena itu, Kemendikbud mempunyai rencana untuk merancang integrasi hasil Ujian Nasional sebagai persyaratan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Beberapa langkah strategis telah diarahkan untuk mewujudkan rencana tersebut, mulai pembuatan materi dan penyusunan soal hingga pelaksanaan ujian nasional dengan melibatkan perguruan tinggi. Namun ada hal yang perlu menjadi perhatian pihak Kemendikbud, agar dalam pembuatan materi dan penyusunan soal ujian nasional TETAP harus diserahkan pada guru itu sendiri, karena kesalahan pokoknya bukan pada materi soal ujian nasional itu sendiri, melainkan pada integritas dan kejujuran sekolah dalam pelaksanaan ujian nasional.
Untuk jalur mandiri, para siswa menempatkan jalur ini pada prioritas yang terakhir untuk memasuki perguruan tinggi negeri, seandainya jalur undangan dan jalur ujian tulis belum berhasil. Mengingat ada “biaya khusus” yang harus dikeluarkan oleh calon mahasiswa untuk diterima oleh perguruan tinggi negeri. Hanya orang tua yang mempunyai kemampuan keuangan dan ekonomi lebih baik, yang akan memasukkan anaknya ke perguruan tinggi negeri melalui jalur ini.
Selasa, 21 Februari 2012
sedikit share teman
Malioboro saat malam mulai bergulir
salah santu pantai di Jogja Pantai Baron, salah satu pantai yang viewnya bagus
enjoy moment @Pantai Parangtritis
Tugu kebanggaan masyarakat Jogja
Bismillah tempat kuliah ku setelah lulus SMA. Amin
Air Putih Bikin Langsing
Ghiboo.com - Mengubah kebiasaan mengonsumsi minuman soda atau minuman manis lainnya dengan air putih ternyata mampu menurunkan 1,8 hingga 2,2 kg berat badan dalam waktu enam bulan.
Temuan yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition ini menambah deretan panjang manfaat air putih. Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa air putih membantu menurunkan risiko kanker kandung kemih.
Penelitian dilakukan terhadap 318 orang obesitas dan dibagi menjadi tiga grup. Grup pertama mengganti minuman berkalori dengan air putih, grup kedua mengonsumsi soft drink dan grup ketiga menjadi grup pengontrol.
Enam bulan kemudian, ketiga anggota kelompok tersebut mengalami sedikit penurunan berat badan dan ukuran pinggang. Namun, kelompok yang berubah mengonsumsi air putih cenderung dua kali lebih mungkin untuk kehilangan lima persen atau lebih dari berat badan mereka dibandingkan dengan mereka yang tidak mengubah kebiasaan mengonsumsi soft drink.
"Mengubah minuman nonkalori merupakan cara yang mudah dan sederhana untuk menurunkan berat badan atau menjaga agar berat badan tidak naik," ungkap Deborah Tate, profesor nutrisi dan perilaku sehat di Gilling School of Global Public Health di University of North Carolina, seperti dilansir melalui Dailymail, Senin (20/2).
Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa orang yang selalu mengkonsumsi air putih mempunyai kadar glukosa rendah saat berpuasa dan kadar hidrasi yang lebih baik dibandingkan grup pengontrol.
Tate menambahkan presentase penurunan berat badan dan rendahnya kadar gula penting karena keduanya diasosiasikan dengan peningkatan faktor risiko obesitas yang berhubungan dengan penyakit kronis.
"Jika dilakukan dalam skala besar, hal ini bisa menurunkan masalah kesehatan publik terkait obesitas secara signifikan," tambahnya.
Jumat, 17 Februari 2012
motivasi snmptn 2012
1.Aku dilahirkan untuk menjadi PEMENANG.
Keyakinan pertama yang harus aku miliki sebagai anak manusia adalah keyakinan bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang. Aku percaya bahwa tidak mungkin Allah menciptakan aku ke dunia ini, tanpa alasan apapun. Tidak mungkin! Pasti ada alasannya, bukan?
Nah, jika aku berani lahir, maka aku juga haruslah berani mati . Lalu, sekarang mati seperti apa yang aku inginkan? sekarang pilihan aku sebagai manusia yang hidup, yang masih bernafas, yang masih beredetak jantungnya, hanya tersisa satu pilihan saja, bukan? Yakni aku ingin mati sebagai apa? Ingin dikenang sebagai siapa?
Karena aku yakin bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, sudah sebaiknya pula aku memilih mati minimal sebagai pemenang. Pemenang seperti apa, itu persoalan lain. Yang penting pilihannya adalah kembali ke Sang Khalik sebagai seorang pemenang. Lalu, setelah sadar bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, berarti aku sekarang harus bangun dari biusnya si tidur. Oke, setelah bangun bukankah diperlukan kekuatan, diperlukan keberanian, diperlukan.
2. Memang diperlukan keberanian untuk melangkah maju ke depan. Namun, bagaimana berani kalau aku tetap diam di tempat?Baiklah aku segera berdiri dan mulai melangkah. Langkah pertama, langkah kedua dan langkah ketiga, tapi oh..oh.. lihat apa yang ada didepan jalan. Ah, kayaknya agak mendung, agak redup, agak berkelok, agak licin. Ehm, bisa-bisa terpeleset, tergelincir, bahkan terpental saat diperjalanan? Ya, bisa saja.
3. Daripada hanya berdiam diri… Melangkah dan mungkin tergelincir adalah pilihan yang jauh lebih baik! Ada banyak pelajaran di sana…Masak sih? Apakah benar dengan tergelincir aku malahan belajar? Betul, bila aku bisa merasakan sakitnya tergelincir, maka pasti aku akan menghindariberbuat kesalahan yang sama. Akupun akan mencari ide-ide lain yang lebih baik, lebih tepat guna, lebih kreatif, lebih produktif dan sebagainya.
Kesalahan yang terbesar adalah aku tidak pernah melakukan sesuatu, bahkan mencobanyapun “gak” pernah, malah pikiran aku sering “merancang” imajinasi rasa sakit yang belum tentu terjadi dari sebuah kesalahan atau kekeliruan di masa mendatang. Astaga, ngeri sekali bukan? Karena aku merancang ketakutan, maka seringkali aku hanya berdiam diri. Namun aku sebenarnya percaya bahwa…
“Orang yang berani bangkit dan belajar dari kegagalan adalah PEMENANG SEJATI”
4. Apa pun SAYA BISA jika saya mau!Kuncinya adalah kemauan, bukan kemampuan. Orang yang memiliki kemampuan, jika tidak ada kemauan, bagaikan mayat hidup yang tidak tahu mau kemana. Gak bedanya dengan hidup luntang lantung, gak ada tenaga, gak ada semangat, gak ada spirit, gak nafsu deh hidup kayak gitu. Hidup ini adalah pilihan, kok. Aku bisa memilih sedih , aku bisa memilih senang . Aku bisa memilih marah dan aku bisa memilih tenaaang. Nah, jika…
5. Hidup ini adalah pilihan. Aku memilih menjadi orang yang bahagia ….Aku tahu memang sebuah pilihan yang tidaklah mudah, namun aku harus mulai belajar berani memilih dan memutuskan kemana arah hidupku. Apa pilihan
hidupku? Akulah yang harus menentukan arah jalan hidupku. Akulah yang menentukan titiknya… Besar titiknya… Warna titiknya… Bunyi titiknya… Rasa titiknya… Sinar titiknya… Sinar biasa atau sinar sebuah BERLIAN? Kecil bentuknya (tahan nafas sebentar, lalu katakan dengan keyakinan kuat), namun silau sinarnya. Kekuatan silau sinar berlianlah yang membuat aku tidak mungkin kehilangan arah. Walau disekitarku kadang mendung, kadang redup, kadang gelap.
6. Semakin aku fokus pada impianku. Semakin cepat aku mencapai impianku.
Fokus menghasilkan energi yang besar, bahkan semakin lama semakin dahsyat. Fokus membuatku bersemangat, berenergi, berkeringat, tetap panas karena membantu aku untuk selalu bergerak. Bergerak melangkah, bergerak lari, bergerak ke arah silau sinar berlian yang memimpinku. Karena fokus, maka apapun situasi disekitarku, tidak akan membuatku terganggu. Jalan yang berkelokpun, kujalani…. Jalan macetpun, kunikmati… Jalan berbatupun, kelewati… Jalan terhalangpun, kulampaui… Karena arah fokusku jelas, arah menuju sinar berlian, sinar tujuan hidupku… Silau namun indah. Maka, aku tidak akan pernah menunggu situasi. Dan sebaiknya…
7. Berhentilah menunggu kondisi membaik. LAKUKAN SESUATU agar kondisi membaik.
Itulah motto hidupku. Banyak hal diluar jangkauan kemampuanku, keadaan alam semesta, keadaan negara, keadaan masyarakat dimana aku berada. Buat apa aku fokus pada sesuatu diluar kendaliku. Lebih baik aku fokus pada sesuatu yang bisa aku kendalikan, bukan? Sesuatu yang bisa aku jangkau, sesuatu yang bisa aku buat lebih baik. Jadi aku pikir, sebaiknya aku fokus saja pada karya. Ya, berkarya, berkarya dan berkarya…Sekarang setelah aku sadar, aku bangun, aku bangkit dan aku berkarya, aku fokus pada karyaku, maka selanjutnya…
8. Aku belajar dengan sungguh-sungguh. Aku berdoa dengan sungguh-sungguh.
Selanjutnya, biarlah Tuhan yang menentukan. (Florence Griffit Joyner)
(Sekarang katakan dalam hati dengan rasa keyakinan yang kuat) BENDERA SUDAH DIKIBARKAN.
(lebih perkuat lagi rasa keyakinan kamu) MAKA KIBARKANLAH SETINGGI MUNGKIN.
(tingkatkan rasa keyakinan kamu sekuat-kuatnya) KIBARKANLAH BENDERA KEMENANGAN KEPADA KEHIDUPAN.
Senin, 13 Februari 2012
Menikmati Hari Valentine Sebagai Jomblo
Hari Valentine memang sudah menjelma sebagai hari ketika orang beramai-ramai merayakan cinta. Jika Anda seorang jomblo dan hanya bisa bermimpi dihujani perhatian (dan hadiah) dari pasangan, ingatlah: Hari Valentine bukan kiamat. Valentine memang menyedihkan, tapi bukan akhir segalanya.
Manjakan dirimu sendiri
Jika kamu tidak memiliki orang lain untuk dimanjakan pada hari Valentine, kenapa tidak memanjakan dirimu sendiri? Masaklah makanan yang enak untuk dirimu, atau berendam santai ditemani cahaya lilin dan alunan musik. Dengan tidak memikirkan perasaan orang lain, kamu bebas untuk menghabiskan waktu melakukan apa saja yang kamu mau dan membuat hari tersebut spesial.
Jangan hubungi mantan
Dengan suasana yang terasa romantis dan orang-orang saling berpasangan, wajar jika pikiranmu kembali melayang ke masa lalu bersama mantan saat hari Valentine, terutama jika kamu baru putus. Kendati begitu, seberat apa pun godaan, jangan hubungi dia lagi. Ingat, sakit hati tidak akan membuat Valentine menjadi indah. Hubungi teman dan habiskan waktu berhargamu dan mengobrol dengan orang-orang yang asyik saja.
Jangan hanya melihat yang indah-indah
Kemungkinan besar kamu akan mereka cemburu melihat mereka yang mesra-mesraan pada hari Valentine. Tapi tenang, ingatlah bahwa kemesraan seperti itu belum tentu terwujud sehari-hari. Ingatlah semua hal yang bikin bete dalam sebuah hubungan.
Berhenti menyiksa dirimu sendiri
Menangis saat menonton film romantis, bernyanyi lagu galau sekuat tenaga, atau kembali menyesali kenapa kamu harus putus dengan mantan? Hmm, berhentilah menyiksa dirimu sendiri. Apa kamu yakin ini cara yang kamu inginkan untuk menghabiskan hari Valentine?
Habiskan waktu dengan orang lain
Hanya karena kamu jomblo pada hari Valentine tidak berarti kamu harus merayakannya sendirian. Daripada mengepel rumah, buatlah rencana untuk bersenang-senang dengan keluarga atau teman. Hari Valentine adalah hari untuk menghabiskan waktu dengan orang yang kita sayang — tidak harus berarti pasangan.
Mulai hubungan baru
Jika ada seorang yang kamu incar dan mereka juga sepertinya tertarik padamu, mengapa tidak mengambil kesempatan di hari Valentine untuk mengungkapkan rasa cinta? Kirimkan kartu tanpa nama atau email yang menggoda untuk memberinya isyarat. Selain itu, alternatif lain adalah mendaftar pada biro jodoh online dan mencari cara lain untuk menemukan cinta, dan biarkan perasaan bahagia seolah akan memulai hubungan baru membuat harimu ceria.
posted by www.yahoo.com
Manjakan dirimu sendiri
Jika kamu tidak memiliki orang lain untuk dimanjakan pada hari Valentine, kenapa tidak memanjakan dirimu sendiri? Masaklah makanan yang enak untuk dirimu, atau berendam santai ditemani cahaya lilin dan alunan musik. Dengan tidak memikirkan perasaan orang lain, kamu bebas untuk menghabiskan waktu melakukan apa saja yang kamu mau dan membuat hari tersebut spesial.
Jangan hubungi mantan
Dengan suasana yang terasa romantis dan orang-orang saling berpasangan, wajar jika pikiranmu kembali melayang ke masa lalu bersama mantan saat hari Valentine, terutama jika kamu baru putus. Kendati begitu, seberat apa pun godaan, jangan hubungi dia lagi. Ingat, sakit hati tidak akan membuat Valentine menjadi indah. Hubungi teman dan habiskan waktu berhargamu dan mengobrol dengan orang-orang yang asyik saja.
Jangan hanya melihat yang indah-indah
Kemungkinan besar kamu akan mereka cemburu melihat mereka yang mesra-mesraan pada hari Valentine. Tapi tenang, ingatlah bahwa kemesraan seperti itu belum tentu terwujud sehari-hari. Ingatlah semua hal yang bikin bete dalam sebuah hubungan.
Berhenti menyiksa dirimu sendiri
Menangis saat menonton film romantis, bernyanyi lagu galau sekuat tenaga, atau kembali menyesali kenapa kamu harus putus dengan mantan? Hmm, berhentilah menyiksa dirimu sendiri. Apa kamu yakin ini cara yang kamu inginkan untuk menghabiskan hari Valentine?
Habiskan waktu dengan orang lain
Hanya karena kamu jomblo pada hari Valentine tidak berarti kamu harus merayakannya sendirian. Daripada mengepel rumah, buatlah rencana untuk bersenang-senang dengan keluarga atau teman. Hari Valentine adalah hari untuk menghabiskan waktu dengan orang yang kita sayang — tidak harus berarti pasangan.
Mulai hubungan baru
Jika ada seorang yang kamu incar dan mereka juga sepertinya tertarik padamu, mengapa tidak mengambil kesempatan di hari Valentine untuk mengungkapkan rasa cinta? Kirimkan kartu tanpa nama atau email yang menggoda untuk memberinya isyarat. Selain itu, alternatif lain adalah mendaftar pada biro jodoh online dan mencari cara lain untuk menemukan cinta, dan biarkan perasaan bahagia seolah akan memulai hubungan baru membuat harimu ceria.
posted by www.yahoo.com
Langganan:
Postingan (Atom)




