hujan
ada kalanya meneduhkan
ada kalanya menyakitkan
aroma khasmu sungguh mempesona
inginku kau datang setiap waktu sebagai pelipur lara
pelipur rindu, teman bercerita dan menangis
Perubahan Hidup untuk lebih Sehat
Perubahan Hidup untuk lebih Sehat
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan
Selasa, 26 November 2013
Senin, 04 November 2013
sakit rasanya
tapi itulah yang telah terjadi
beras telah menjadi nasi
dan nasi telah menjadi bubur
rasa penyesalan akan semua ini terjadi dan dirasakan belakangan
tapi apa yang telah kita lakukan kita harus siap menanggungnya
tanggungjawab itulah kuncinya
kau mampu tersenyum
tapi kau tak mampu tau dibalik senyum itu
menyimpan senang, sedih, getir, marah
atau apapun rasa itu
ingat senyum akan membantumu untuk dapat bertanggungjawab
tapi itulah yang telah terjadi
beras telah menjadi nasi
dan nasi telah menjadi bubur
rasa penyesalan akan semua ini terjadi dan dirasakan belakangan
tapi apa yang telah kita lakukan kita harus siap menanggungnya
tanggungjawab itulah kuncinya
kau mampu tersenyum
tapi kau tak mampu tau dibalik senyum itu
menyimpan senang, sedih, getir, marah
atau apapun rasa itu
ingat senyum akan membantumu untuk dapat bertanggungjawab
Minggu, 06 Oktober 2013
mulai kembali muak dengan semua ini
rasa jenuh dan bosan itu semakin menjadi
ketika semua rasa campur aduk tak tau arah dan tujuannya
tapi ku yakin bisa bangkit dari keterpurukan ini
bagaimana caranya mash terus ditanyakan
apakah mungkin jalan terbaik adalah meninggalkannya?
atau tetap bersabar dalam situasi seperti ini?
atau ada cara lain yang lebih bijak?
YA!!
hanyanya hatimulah yang bisa menjawab
dan hanya dengan bantuan Allah semua akan terjawab
rasa jenuh dan bosan itu semakin menjadi
ketika semua rasa campur aduk tak tau arah dan tujuannya
tapi ku yakin bisa bangkit dari keterpurukan ini
bagaimana caranya mash terus ditanyakan
apakah mungkin jalan terbaik adalah meninggalkannya?
atau tetap bersabar dalam situasi seperti ini?
atau ada cara lain yang lebih bijak?
YA!!
hanyanya hatimulah yang bisa menjawab
dan hanya dengan bantuan Allah semua akan terjawab
Jumat, 09 Agustus 2013
harapan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir dan Batin
ini masih dalam momen lebaran, yang harusnya disambut dengan rasa suka cita
namun apa yang kurasakan sebenarnya?
aku merasa jenuh dengan semua ini entah mengapa semua ini terasa membosankan dan ingin aku mem'pause' saat-saat ini
jendela pikiranku aku buka perlahan
tapi terasa tetap tak bisa
masih sama seperti sebelum lebaran berlangsung
ini mungkin puncak dari semua kejenuhanku
aku tak tahu bagaimana cara untuk mengungkapkan semua ini kepada oranglain
diam dan kupendam adalah cara terbaik tanpa merasa terbebani oleh semua ini
hanya kepada-Nya aku dapat bercerita dan menyampaikan apa yang aku rasakan
hanya lewat tulisan ini sebagai perantara saja untuk tetap mengingat kejadian yang pernah aku alami
aku tak merasa putus asa dengan semua ini
aku tetap menjalani semua ini
hingga suatu saat dimana aku telah pergi untuk selamanya
membawa beban hidup dan memaafkan semua orang di sekitar saya
ini memang waktu tepat untuk bermaaf-maafan tetapi bukan waktu yang tepat untuk bertukar pikiran dan ide
aku mulai menjalani hidup dalam keadaan ini kurang lebih 4 tahun setelah aku tahu bahwa orang sekitarku pun tidak dapat dipercaya
ini bukan tulisan tentang keputusasaan
ini hanyalah ungkapan hati dan ceritaku,
aku HANYA ingin orang lain mengambil yang BAIK dan HIKMAH dari tulisan ini
aku ingin keluar dari lingkaran hitam kelam ini
tapi semakin ku coba untuk keluar, semakin kuat ada rantai yang mengekang dengan gembok raksasa
adakah kunci untuk membuka gembok tersebut dan bebas ceria seperti sedia kala lagi
Mohon Maaf Lahir dan Batin
ini masih dalam momen lebaran, yang harusnya disambut dengan rasa suka cita
namun apa yang kurasakan sebenarnya?
aku merasa jenuh dengan semua ini entah mengapa semua ini terasa membosankan dan ingin aku mem'pause' saat-saat ini
jendela pikiranku aku buka perlahan
tapi terasa tetap tak bisa
masih sama seperti sebelum lebaran berlangsung
ini mungkin puncak dari semua kejenuhanku
aku tak tahu bagaimana cara untuk mengungkapkan semua ini kepada oranglain
diam dan kupendam adalah cara terbaik tanpa merasa terbebani oleh semua ini
hanya kepada-Nya aku dapat bercerita dan menyampaikan apa yang aku rasakan
hanya lewat tulisan ini sebagai perantara saja untuk tetap mengingat kejadian yang pernah aku alami
aku tak merasa putus asa dengan semua ini
aku tetap menjalani semua ini
hingga suatu saat dimana aku telah pergi untuk selamanya
membawa beban hidup dan memaafkan semua orang di sekitar saya
ini memang waktu tepat untuk bermaaf-maafan tetapi bukan waktu yang tepat untuk bertukar pikiran dan ide
aku mulai menjalani hidup dalam keadaan ini kurang lebih 4 tahun setelah aku tahu bahwa orang sekitarku pun tidak dapat dipercaya
ini bukan tulisan tentang keputusasaan
ini hanyalah ungkapan hati dan ceritaku,
aku HANYA ingin orang lain mengambil yang BAIK dan HIKMAH dari tulisan ini
aku ingin keluar dari lingkaran hitam kelam ini
tapi semakin ku coba untuk keluar, semakin kuat ada rantai yang mengekang dengan gembok raksasa
adakah kunci untuk membuka gembok tersebut dan bebas ceria seperti sedia kala lagi
Langganan:
Postingan (Atom)