bila malam telah tiba
suara senyap yang ada
dengan ditemani secangkir kopi
kuurai kata demi kata
menghempas penat yang dalam
menggoreskan tinta pikiran
kamera merekam jejak
jejak perjalanan penat hidupku
lukisan kata seolah memburam
oleh tetesan air kopi
hey engkau
yang masih terdiam
beranjak dan bergegas
tinggalkan malammu
sejenak tuk ingat hari ini
hari Pahlawan Nasional
kemana jiwa kalian yang lupa oleh sejarah
yang lupa oleh etika dan tata krama
sungguh sangat menyedihkan
miris melihat semua
Perubahan Hidup untuk lebih Sehat
Perubahan Hidup untuk lebih Sehat
Sabtu, 10 November 2012
Selasa, 06 November 2012
ketika kenangan telah pudar
rasa telah berubah
manis jadi pahit
asam jadi pedas
aku tak tahu tentang apa ini
mungkin cerita hidup yang berkelanjutan
adakah hari esok untukku?
merangkai kata demi kata
mengukir jejak tak terlupakan
menjadikan harapan jadi nyata
sungguh aku tak tahu
harus ungkapkan apa
yang terpendam dalam hati
lewat bait ini ku sampaikan
rasa yang entah tak beranjak pergi
rasa telah berubah
manis jadi pahit
asam jadi pedas
aku tak tahu tentang apa ini
mungkin cerita hidup yang berkelanjutan
adakah hari esok untukku?
merangkai kata demi kata
mengukir jejak tak terlupakan
menjadikan harapan jadi nyata
sungguh aku tak tahu
harus ungkapkan apa
yang terpendam dalam hati
lewat bait ini ku sampaikan
rasa yang entah tak beranjak pergi
Selasa, 11 September 2012
Selasa, 04 September 2012
Rasapun Berbicara
ketika harapan ini muncul perlahan
dan ketika asa telah membumbung tinggi
tak ada kata lagi yang terungkap
dan tak ada keraguan sedikitpun
aku coba melangkah
menempuh jarak dan waktu
melewati rintangan yang silih berganti
tak kurasa lelah yang mendalam
tak kuasan juga tuk ku tahan lagi
perasaan yang semakin sakit dan perih
semakin menganga goresan luka
meninggalkan bekas
dan kering sudah air mata yang tumpah
semua telah sia-sia
tak ada gunanya lagi
hanya ada maaf dan penyesalan
tapi semua itu tak bisa sembuhkan luka lama
dan ketika asa telah membumbung tinggi
tak ada kata lagi yang terungkap
dan tak ada keraguan sedikitpun
aku coba melangkah
menempuh jarak dan waktu
melewati rintangan yang silih berganti
tak kurasa lelah yang mendalam
tak kuasan juga tuk ku tahan lagi
perasaan yang semakin sakit dan perih
semakin menganga goresan luka
meninggalkan bekas
dan kering sudah air mata yang tumpah
semua telah sia-sia
tak ada gunanya lagi
hanya ada maaf dan penyesalan
tapi semua itu tak bisa sembuhkan luka lama
Langganan:
Postingan (Atom)